Minggu, 09 Oktober 2011

Temuan Temuan Dalam Pembelajaran

BAB II
TEMUAN-TEMUAN DALAM PEMBELAJARAN
                                                                                                      
1.1  Pertemuan Ke I (satu)
Hari/Tanggal : 11 juni 2011, Tempat praktek : SDIT Tunas Cendekia, Alamat : Perumahan Munjul Permai Desa Munjul Kec. Solear Kab. Tangerang.
1.      Kelemahan yang saya  temukan selama proses pembelajaran adalah kesulitan siswa dalam menjumlahkan dengan menyimpan dan pengurangan dengan meminjam.
2.      Kelemahan tersebut terjadi karena : Penguasaan materi dan metode pembelajaran serta media yang digunakan belum  dapat membantu pemahaman anak didik dan media yang digunakan kurang kreatif dan membosankan sehingga siswa lebih melihat sisi kesulitan dari materi tersebut.
3.      Kelebihan yang saya temukan selama proses pembelajaran adalah :
Sebagian besar anak sudah  dapat mencapai  indikator yang diterapkan, setelah beberapa kali guru mencontohkan cara mudah memahami materi penjumlahan tiga angka dengan meminjam dan pengurangan tiga angka dengan menyimpan.
4.      Kelebihan tersebut terjadi karena :
Kemampuan penyusunan materi, penataan kegiataan, menampilkan matematika dengan cara menyenangkan, komunikasi dan penilaian terhadap anak sudah cukup baik dilaksaanakan.
5.      Hal-hal unik yang terjadi selamaa proses pembelajaran adalah :
Siswa yang tadinya menganggap matematika adalah mata pelajaran yang menakutkan menjadi tertarik untuk terus mencoba mengejar materi yang sisampaikan.
6.      Dengan memperhatikan proses pembelajaran ppada pertemuan ke 1 rencana saya berikutnya adalah :
Merubah metode pembelajaran, memilih media yang tidak membosankan dan lebih bervariatif serta meningkatkan penguasaan materi dengan menerapkan metode belajar sambil bermain dalam mata pelajaran matematika.


1.2  Pertemuan Ke II (dua)
Hari/Tanggal : 14 juni 2011, Tempat praktek : SDIT Tunas Cendekia, Alamat : Perumahan Munjul Permai Desa Munjul Kec. Solear Kab. Tangerang.
1.      Kelemahan yang saya  temukan selama proses pembelajaran adalah secara  garis besar masih ada anak yang sulit memahami materi tentang perhitungan uang dan belum mangerti nilai uang.Sehingga kesulitan menerima materi yang disampaikan dan tugas yang diberikan dengaan baik.
2.      Kelemahan tersebut terjadi karena :
Penguasaan materi dan penataan kegiatan  yang digunakan belum  dapat membantu pemahaman anak.
3.      Kelebihan yang saya temukan selama proses pembelajaran adalah :
Sebagian besar anak sudah  dapat mencapai  indikator yang diterapkan bagi anak yang sudah terbiasa dengan mengenal nilai uang dalam kehidupan sehari hari.
4.      Kelebihan tersebut terjadi karena :
Kemampuan penyusunan materi, penggunaan alat peraga berupa uang sungguhan,  komunikasi dan penataan terhadap anak sudah cukup dilaksaanakan.
5.      Hal-hal unik yang terjadi selamaa proses pembelajaran adalah :
Sebagian anak didik dapat memecahkan permasalahan meski keliatannya terlihat tidak aktif dan lebih senang jika materi yang disampaikan dikaitkan dengan kegiatan yang biasa dilakukan sehari hari dalam menggunakan uang.
6.      Dengan memperhatikan proses pembelajaran pada pertemuan ke 2 rencana saya berikutnya adalah :
Menyusun kembali penngaturan pembelaajaran, penataan kegiatan agar dan lebih bervariasi lagi untuk membuat siswa lebih termotifasi dalam memahami materi yang akan disampaikan pada pertemuan berikutnya.






1.3  Pertemuan Ke III (tiga)
Hari/Tanggal : 17 juni 2011, Tempat praktek : SDIT Tunas Cendekia, Alamat : Perumahan Munjul Permai Desa Munjul Kec. Solear Kab. Tangerang.
1.      Kelemahan yang saya  temukan selama proses pembelajaran adalah
Masih  ada anak yang sulit memahami tentang arah utama dan arah palangkap, sehingga kesulitan mengerjakan tugas yang diberikan.
2.      Kelemahan tersebut terjadi karena :
Penguasaan materi dan penataan kegiatan  yang digunakan tentang cara membuat denah dan peta belum  dapat membantu pemahaman anak dikarenakan kurangnya alat peraga yang digunakan.
3.      Kelebihan yang saya temukan selama proses pembelajaran adalah :
Sebagian besar anak sudah  dapat mencapai  indikator yang diterapkan setelah guru mencontohkan membuat denah rumah di papan tulis.
4.      Kelebihan tersebut terjadi karena :
Kemampuan penyusunan materi,  komunikasi dan penataan terhadap anak sudah cukup dilaksaanakan.
5.      Hal-hal unik yang terjadi selamaa proses pembelajaran adalah :
Sebagian anak didik dapat mengtarakan pengalamannya dengan bahas lisan yang baik
6.      Dengan memperhatikan proses pembelajaran ppada pertemuan ke 3 rencana saya berikutnya adalah :
Merubah pengelolaan kelas  agar lebih baik dan meningkatkan penguasaan materi dengan penggunaan alat peraga yang lebih memotivasi siswa agar belajar dengan gembira.








1.4  Pertemuan Ke IV (empat)
Hari/Tanggal : 20 juni 2011, Tempat praktek : SDIT Tunas Cendekia, Alamat : Perumahan Munjul Permai Desa Munjul Kec. Solear Kab. Tangerang.
1.      Kelemahan yang saya  temukan selama proses pembelajaran adalah
Secara keseluruhan masih ditemukan anak yang mengalami kesulitan memahami yang disampaikan tentang materi lingkungan alam dan buatan.
2.      Kelemahan tersebut terjadi karena :
Pelaksanaan metode pembelajaran yang belum maksimal sehingga  belum  dapat membantu pemahaman anak terutama dalam mengenali apa saja manfaat dari lingkungan alam.
3.      Kelebihan yang saya temukan selama proses pembelajaran adalah :
Sebagian besar anak sudah  dapat mencapai  indikator yang diterapkan setelah ada penjelasan guru tentang bagaimana memanfaatkan lingkungan alam bagi kehidupan manusia.
4.      Kelebihan tersebut terjadi karena :
Kemampuan penyusunan materi, dengan menggunakan alat peraga gambar, memudahkan siswa dalam pemahaman materi, serta  komunikasi dan penataan terhadap anak sudah cukup dilaksaanakan.
5.      Hal-hal unik yang terjadi selamaa proses pembelajaran adalah :
Sebagian besar anak didik dapat menyebutkan contoh lingkungan alam dan buatan serta manfaatnya bagi manusia.
6.      Dengan memperhatikan proses pembelajaran pada pertemuan ke 4 rencana saya berikutnya adalah :
Memaksimalkan pelaksanaan metode pembelajaran  agar tepat dan  lebih baik,dengan lebih melibatkan anak dalam kehidupan sehari hari untuk mengaitkan materi yang akan disampaikan.





1.5  Pertemuan Ke V (lima)
Hari/Tanggal : 20 juni 2011, Tempat praktek : SDIT Tunas Cendekia, Alamat : Perumahan Munjul Permai Desa Munjul Kec. Solear Kab. Tangerang.
1.      Kelemahan yang saya  temukan selama proses pembelajaran adalah :
Secara keseluruhan anak mengalami kesulitan memahami materi yang disampaikan  tentang sumpah pemuda dari segi sejarahnya.
2.      Kelemahan tersebut terjadi karena :
Pelaksanaan metode pembelajaran ceramah saja   belum maksimal sehingga  belum  dapat membantu pemahaman anak tanpa didukung dekumentasi tentang sejarah lahirnya sumpah pemuda.
3.      Kelebihan yang saya temukan selama proses pembelajaran adalah :
Sebagian besar anak sudah  dapat mencapai  indikator yang diterapkan setelah guru mengaitkan materi yang disampaikan dengan menerapkannya dalam kehidupan sehari hari.
4.      Kelebihan tersebut terjadi karena :
Kemampuan penyusunan materi,  komunikasi dan penataan terhadap anak sudah cukup dilaksaanakan.
5.      Hal-hal unik yang terjadi selamaa proses pembelajaran adalah :
Sebagian besar anak didik dapat menyanyikan lagu satu nusa satu bangsa dengan baik.dan lebih termotivasi ketika guru menceritakan sejarah dengan metode dongeng yang lebih ekpresif.
6.      Dengan memperhatikan proses pembelajaran pada pertemuan ke 5 rencana saya berikutnya adalah :
Memaksimalkan pelaksanaan metode pembelajaran  agar tepat dan menanamkan rasa cinta tanah air terutama dalam  mata pelajaran Pendididkan Kewarganegaraan.






1.6  Pertemuan Ke VI (enam)
Hari/Tanggal : 21 juni 2011, Tempat praktek : SDIT Tunas Cendekia, Alamat : Perumahan Munjul Permai Desa Munjul Kec. Solear Kab. Tangerang.
1.      Kelemahan yang saya  temukan selama proses pembelajaran adalah :
Sebagian anak masih asik dengan kegiatannya sendiri ketika guru sedang menyampaikan materi dengan metode ceramah.Sehingga sulit berkonsentrasi dan memahami materi yang disampaikan.
2.      Kelemahan tersebut terjadi karena :
Pelaksanaan metode pembelajaran yang belum maksimal sehingga  belum  dapat membantu pemahaman anak.
3.      Kelebihan yang saya temukan selama proses pembelajaran adalah :
Sebagian besar anak sudah  dapat mencapai  indikator yang diterapkan,setelah guru menggunakan alat peraga berupa gambar tentang Negara Indonesia yang terdiri dari beberapa suku yang berbeda, dan menunjukkan betapa kaya Negara Indonesia dengan berbagai kebudayaan yang berbeda tapi tetap menjadi satu kesatuan.
4.      Kelebihan tersebut terjadi karena :
Kemampuan penyusunan materi, penggunaan alat peraga yang tepat, komunikasi dan penataan terhadap anak sudah cukup dilaksaanakan.
5.      Hal-hal unik yang terjadi selama proses pembelajaran adalah :
Hampir semua anak tertarik dengan gambar yang baru dilihatnya,kemudian berebut ingin membawa gambar tersebut ke rumah untuk dijadikan gambar tempel di rumah mereka.
6.      Dengan memperhatikan proses pembelajaran pada pertemuan ke 6 rencana saya berikutnya adalah :
Memaksimalkan pelaksanaan metode pembelajaran  agar tepat dan lebih baik juga mencari alat peraga yang lebih memotivasi anak untuk merangsang rasa ingin tahu terutama tentang kebangsaan.




1.7  Pertemuan Ke VII (tujuh)
Hari/Tanggal : 26 juni 2011, Tempat praktek : SDIT Tunas Cendekia, Alamat : Perumahan Munjul Permai Desa Munjul Kec. Solear Kab. Tangerang.
1.      Kelemahan yang saya  temukan selama proses pembelajaran adalah
Dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia tentang teks pendek anak belum semuanya bisa menentukan susunan yang tepat untuk sebuah paragraph. Dan masih terdapat anak yang membaca tidak menggunakan intonasi yang tepat.
2.      Kelemahan tersebut terjadi karena :
Pelaksanaan metode pembelajaran yang belum maksimal sehingga  belum  dapat membantu pemahaman anak serta kurangnya guru mengkondisikan kelas agar lebih teratur.
3.      Kelebihan yang saya temukan selama proses pembelajaran adalah :
Sebagian besar anak sudah  dapat mencapai  indikator yang diterapkan terutama dalam mendengarkan cerita,anak sudah mampu menangkap isi cerita kemudian menyabutkan tokoh tokoh yang terdapat pada cerita tersebut.
4.      Kelebihan tersebut terjadi karena :
Kemampuan penyusunan materi, mengekspresikan teks yang berbentuk cerita anak dengan penuh antusias sehingga anak temotivasi untuk mendengarkan.
5.      Hal-hal unik yang terjadi selamaa proses pembelajaran adalah :
Sebagian anak didik senang bercerita menurut versinya sendiri.Dengan tetap memperhatikan isi cerita yang dibacakan guru,tetapi dengan bahasanya sendiri yang mudah dimengerti.
6.      Dengan memperhatikan proses pembelajaran pada pertemuan ke 7 rencana saya berikutnya adalah :
Memaksimalkan pelaksanaan metode pembelajaran  agar tepat dan lebih baik dengan menambah ornament pada alat peraga berupa gambar atau benda benda yang menunjang tercapainya tujuan pembelajaran seperti yang diharapkan.




1.8  Pertemuan Ke VIII (delapan)
Hari/Tanggal : 26 juni 2011, Tempat praktek : SDIT Tunas Cendekia, Alamat : Perumahan Munjul Permai Desa Munjul Kec. Solear Kab. Tangerang.
1.      Kelemahan yang saya  temukan selama proses pembelajaran adalah
Dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan tema transportasi dan kesehatan, sebagian anak belum bisa mengungkapkan pikiran, perasaan, pengalaman, dan petunjuk, berupa sebuah paragraph.
2.      Kelemahan tersebut terjadi karena :
Pelaksanaan metode pembelajaran yang belum maksimal jika hanya dengan metode ceramah. Sehingga  belum  dapat membantu pemahaman anak
3.      Kelebihan yang saya temukan selama proses pembelajaran adalah :
Setelah menambahkan metode demonstrasi, anak ternyata lebih termotivasi untuk mencontoh apa yang didemonstrasikan guru di depan kelas ketika membaca puisi. Sebagian besar anak sudah  dapat mencapai  indikator yang diterapkan
4.      Kelebihan tersebut terjadi karena :
Kemampuan penyusunan materi, metode yang digunakan,  komunikasi dan penataan terhadap anak sudah cukup dilaksaanakan.
5.      Hal-hal unik yang terjadi selamaa proses pembelajaran adalah :
Peserta didik suka sekali jika diceriteraakan tentang  sesuatu hal yang baru meski terkadang hal itu bersifat abstrak, dan sangat antusias ketika diminta ke depan kelas untuk menceritakan kembali isi teks pendek berupa puisi.
6.      Dengan memperhatikan proses pembelajaran pada pertemuan ke 8 rencana saya berikutnya adalah :
Memaksimalkan pelaksanaan metode pembelajaran  agar tepat dan lebih baik.Diharapkan anak akan lebih menikmati kegiatan belajar yang menyenangkan.






1.9  Pertemuan Ke IX (sembilan)
Hari/Tanggal : 4 juli 2011, Tempat praktek : SDIT Tunas Cendekia, Alamat : Perumahan Munjul Permai Desa Munjul Kec. Solear Kab. Tangerang.
1.      Kelemahan yang saya  temukan selama proses pembelajaran adalah
Dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan materi makhluk hidup secara garis besar masih terdapat anak yang mengalami kesulitan memahami jika hanya menggunakan metode ceramah.
2.      Kelemahan tersebut terjadi karena :
Pelaksanaan penguasaan materi,penggunaan metode pembelajaran dan penataan kegiatan yang digunakan belum  dapat membantu pemahaman anak
3.      Kelebihan yang saya temukan selama proses pembelajaran adalah :
Sebagian besar anak sudah  dapat mencapai  indikator yang diterapkan setelah guru menambahkan alat peraga berupa gambar dan menghubungkan materi dengan mengaitkan materi yang dipelajari dengan kehidupan yang dialami siswa sehari hari.
4.      Kelebihan tersebut terjadi karena :
Kemampuan penyusunan materi, alat peraga yang menunjang tercapainya tujuan pembelajaran sudah sesuai, serta  komunikasi dan penataan terhadap anak sudah cukup dilaksaanakan.
5.      Hal-hal unik yang terjadi selamaa proses pembelajaran adalah :
Pada saat guru menjelaskan tentang pertumbuhan pada makhluk hidup, sebagian anak lebih antusias ketika menjelaskan tentang pertumbuhan manusia dari sejak janin hingga menjadi dewasa.
6.      Dengan memperhatikan proses pembelajaran pada pertemuan ke 9 rencana saya berikutnya adalah :
Memaksimalkan pelaksanaan metode pembelajaran  agar tepat dan lebih baik dengan menambah alat peraga yang menunjang tercapainya tujuan pembelajaran.





1.10        Pertemuan Ke X (sepuluh)
Hari/Tanggal : 23 juli 2011, Tempat praktek : SDIT Tunas Cendekia, Alamat : Perumahan Munjul Permai Desa Munjul Kec. Solear Kab. Tangerang.
1.      Kelemahan yang saya  temukan selama proses pembelajaran adalah:
Pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang materi makhluk hidup,masih terdapat kelemahan dengan kurangnya perhatian siswa pada materi yang disampaikan guru sehingga kesulitan memahami terutama tantang pengaruh makanan pada pertumbuhan manusia.
2.      Kelemahan tersebut terjadi karena :
Pelaksanaan penguasaan materi dan penataan kegiatan yang digunakan belum  dapat membantu pemahaman anak, terutama cara mengaitkan materi dengan pengetahuan anak kurang tepat.
3.      Kelebihan yang saya temukan selama proses pembelajaran adalah :
Sebagian besar anak sudah  dapat mencapai  indikator yang diterapkan terutama setelah guru mengubah metode ceramah dengan metode percobaan yang membuat anak semakin termotivasi untuk lebih tau.
4.      Kelebihan tersebut terjadi karena :
Kemampuan penyusunan materi, metode yang dikembangkan, komunikasi dan penataan terhadap anak sudah cukup dilaksaanakan.
5.      Hal-hal unik yang terjadi selamaa proses pembelajaran adalah :
Pada saat percobaan tentang pertumbuhan mahkluk hidup, dengan menggunakan bahan kacang hijau yang ditanam olek setiap anak,pertumbuhannya ternyata tidak sama, dan itu membuat anak berpikir tentang factor penyebab ketidaksamaan tersebut mungkin karena berbedanya tempat mereka meletakkan pot.
6.      Dengan memperhatikan proses pembelajaran pada pertemuan ke 10 rencana saya berikutnya adalah :
Memaksimalkan pelaksanaan metode pembelajaran  agar tepat dan lebih baik,dan menggunakan metode percobaan pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan menggunakan alat sederhana.


1.11        Pertemuan Ke XI (sebelas)
Hari /  Tanggal : Kamis 22 September 2011, Tempat praktek : SDN Cogreg I
Alamat : Jl Aria Jaya Santika Desa Pasir Nangka Kec Tigaraksa Kab Tangerang.
1.      Kelemahan yang saya  temukan selama proses pembelajaran adalah
Pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan materi makhluk hidup yang menguntungkan dan merugikan,anak masih sulit membedakan antara hewan yang merugikan dengan hewan yang membahayakan.
2.      Kelemahan tersebut terjadi karena :
Kurangnya pemahaman pada materi yang disampaikan, metode pembelajaran yang kurang tepat.
3.      Kelebihan yang saya temukan selama proses pembelajaran adalah :
Antusias anak ketika guru mengeluarkan alat peraga berupa gambar macam macam hewan yang menguntungkan manusia,dan hewan yang merugikan manusia.
4.      Kelebihan tersebut terjadi karena :
Kebanyakan anak lebih mengerti hal hal yang lebih konkrit daripada hanya metode ceramah yang abstrak.Maka dengan menggunakan alat peraga, akan sangat menunjang tercapainya tujuan pembalajaran yang diharapkan.
5.      Hal-hal unik yang terjadi selamaa proses pembelajaran adalah :
Hampir seluruh anak bisa menyebutkan hewan yang menguntungkan manusia dengan menghubungkan hewan peliharaan mereka masing masing.
6.      Dengan memperhatikan proses pembelajaran pada pertemuan ke 11 rencana saya berikutnya adalah :
Memaksimalkan pelaksanaan metode pembelajaran  agar tepat dan lebih baik, menerapkan materi yang disampaikan dengan kehidupan anak sehari hari akan lebih mudah anak mencapai pemahaman yang diharapkan.






1.12        Pertemuan Ke XII (dua belas)
Hari /  Tanggal : Kamis 22 September 2011, Tempat praktek : SDN Cogreg I
Alamat : Jl Aria Jaya Santika Desa Pasir Nangka Kec Tigaraksa Kab Tangerang.
1.      Kelemahan yang saya  temukan selama proses pembelajaran adalah :
Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan materi cerita pendek, kebanyakan siswa tidak memperhatikan guru saat bercerita di depan kelas.
2.      Kelemahan tersebut terjadi karena :
Siswa tidak terkondisi dengan baik, masih banyak yang mengobrol, dan volume suara guru yang kurang didengar siswa pada saat mereka asik dengan aktifitas mengobrolnya.
3.      Kelebihan yang saya temukan selama proses pembelajaran adalah :
Alat peraga berupa gambar seri yang menunjang antusias anak untuk lebih focus pada cerita yang dibacakan guru.
4.      Kelebihan tersebut terjadi karena :
Metode ceramah yang ekspresif saat membaca cerita lebih menarik anak untuk mengikuti alur cerita dengan sungguh sungguh.
5.      Hal-hal unik yang terjadi selamaa proses pembelajaran adalah :
Ketika guru membaca cerita tentang beruang dan kancil, seorang anak dengan postur tubuh yang besar dengan senag hati menawarkan diri untuk menjadi beruang.
6.      Dengan memperhatikan proses pembelajaran pada pertemuan ke 12 rencana saya berikutnya adalah :
Memaksimalkan pelaksanaan metode pembelajaran  agar tepat dan lebih baik,dan tetap membangun motifasi anak untuk belajar dengan gembira.



3 bulan menyiapkan Laporan Pemantapan Kemampuan Mengajar

PENDAHULUAN
                                                                                  

1.1  Latar Belakang Pembuatan Laporan
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi selalu membawa dampak positif dan negative bagi kehidupan manusia, dampak positif berupa perbaikan kualitas hidup manusia sedangkan dampak negative adalah krisis moral turunnya nilai-nilai kemanusiaan. Perkembangan serta alur pengetahuan dan nilai-nilai yang berlaku  dalam kehidupan manusia terjadi melalui pendidikan, disamping itu melalui pendidikan pula dampak negative perkembangaan zaman dapat dicegah dan di atasi. Profesi yang sangat berperan dalam dunia pendidikan adalah guru yang mempunyai posisi vital, oleh karena itu seiring dengan perkembnagan ilmu pengetahuan dan teknologi maka  kualitas pendidikan guru harus ditingkatkan guna menghasilkan generasi yang lebih baik..
Peningkatan kualitas pendidikan guru di tingkat Sekolah Dasar (SD) diharapkan mampu meningkatkan kemampuan profesional guru Sekolah dasar (SD). Mengingat profesi guru SD merupakan pekerjaan yang tidak mudah  dilakukan kerena mengajar di Sekolah Dasar (SD) harus memiliki kemampuan menganalisis kebutuhan anak, mengambil  keputusan apa yang harus dilakukan, merancang pembelajaran yang efektif dan efisien, mengaktifkan anak melalui motivasi eskatrinsik dan instrinsik, mengevaluasi hasil pembelajaran serta merevisi pembelajaran berikutnya agar lebih efektif dan dapat meningkatkan prestasi belajar anak. Sehingga keputusan yang diambil dapat dipertanggungjawabkan secara moral, ilmiah dan profesional selaku pendidik.
Mengingat peran guru yang sangat strategis perlu dibekali kemampuan yang sangat dibutuhkan selaku guru Sekolah dasar (SD) maka dilakukan kegiatan Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) guna untuk melatih dan membekali guru dengan kemampuan menyelenggarakan (mempersiapkan, merancang, melaksanakan, mengevaluasi dan memberbaiki pembelajaran di SD berdasarkan prinsip-prinsip keilmuan pendidikan anak usia sekolah  dasar dan kependidikan keguruan yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Untuk mengembangkan proses tersebut pemerintah menyelenggarakan suatu sistem pendidikan nasional sebagaimana tercantum dalam Undang Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Penyelenggaraan pendidikan di Indonesia telah diatur dalam Undang Undang Dasar 1945.Salah satu tujuannya adalah mencerdaskan kehidupan bangsa,dan setiap warga Negara Indonesia berhak mendapat pendidikan agar tidak tertinggal oleh bangsa bangsa lain di dunia.
Berdasarkan Undang Undang sistim pendidikan nasional No 2/1989,maka pendidikan menekankan pada pembangunan sumber daya nusia yang menguasai ilmu dan teknologiyang merupakan factor utama sebagai penentu dari keberhasilan pendidikan yang berkesinambungan salah satu komponen keberhasilan pendidikan adalah guru atau tenaga pendidik yang diharapkan dapat membantu meningkatkan prestasi belajar siswa,agar semua dapat mengembangkan kemampuan untuk menyiapkan diri menghadapi masa depan yang serba berubah sebagai konsekwensi kemajuan ilmu dan perkembangan teknologi.
Agar siswa mempunyai keadaan fisik dan mental yang sehatdan berkamampuan dalam menghadapi tantangan dan sifat kehidupan yang semakin komplek.Dengan memulai kegiatan interaksi antara siswa, guru, sarana dan prasarana, kepala sekolah, diharapkan para siswa terbina, terlatih dan memiliki kepribadian yang mantap serta mandiri.Sehingga dapat mengembangkan diri dalam kehidupan yang bermartabat dan menjadi manusia Indonesia yang utuh dan berkualitas.
Dengan demikian bahwa peningkatan dan perbaikan dalam proses belajar mengajar, tidak hanya memperhatikan pengembangan kemampuan aspek nonkognitif yaitu aspek kepribadian.
Melalui penerapan mata kuliah Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan pembelajaran di SD,sehingga akan memiliki peningkatan kemampuan dalam mengajar secara propesional.Salah satu kompetensi yang harus dikuasai oleh seorang guru sekolah dasar adalah mengelola pembelajaran yang mendidik dan berorientasi pada pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa.
Agar menguasai kompetensi tersebut seorang guru harus senantiasa berlatih untuk meningkatkan kemampuan mengajarnya.Pembentukan kemampuan mengajar tersebut tidak akan terjadi sekaligus.Muara yang terdapat dari seluruh rangkaian mata kuliah yang terdapat dalam program studi adalah Mata kuliah PKM yang bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan mengelola pembelajaran secara efektif.
Berdasarkan pelaksanaan kegiatan PKM yang telah dilaksanakan diharapkan memperoleh pengetahuan dan penngalaman dann untuk mengetahui hasil pelaksanaan kegiatan Pemantapan Kemammpuan Mengajar (PKM) maka perlu disusun laporan hasil pelaksanaan kegiatan tersebut guna dijadikan acuan untuk pelaaksanaan pembelajaran lebih baik.

1.2  Tujuan Mengikuti Pemantapan Kemampuan mengajar (PKM)
Kegiatan Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) mempunyai tujuan  dasar untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran secara efektif dan efisien, dengan harapan guru dapat memiliki kemampuan :
a.       Mempersiapkan pembelajaran, termasuk mengenali karakteristik dan kebutuhan belajar peserta didik.
b.      Menyususn rencana pembelajaran dengan menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran dan keilmuan bidang studi dengan tepat.
c.       Melaksanakan pembelajaran secara fektif dan efisien dengan mengacu pada rencana pembelajaran yang telah dibuat..
d.      Mengidentifikasi kelebihan dan kelemahannya dalam mengajar, melalui reefleksi
e.       Memperbaiki tindak pembelaajaran berikutnya dengan memperhatikan hasil evaluasi pembelajaran yang telah dilakukan sebelumnya..
f.       Mempertanggungjawabkan keputusan dan  tindak pembelajaran yang dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip keilmuan dan moral yang diacunya.
g.      Mengubah wawasan dalam kegiatan kemampuan mengajar sebagai guru atau mahasiswa.
                                           
1.3  Manfaat mengikuti Kegiatan Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM)
Manfaat yang diharapkan setelah melaksanakan kegiatan PKM diantaranya adalah :
1.      Mempunyai kemampuan untuk menilai kekuatan dan kelemahaan diri sendiri dalam merancang dan melakukan pembelajaran serta melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki kekurangan dalam mengajar.
2.      Memiliki pengalaman belajar dalam menerapkan berbagai pengetahuan dan pengalaman yang diperolehnya melalui tindak belajar yang dipraktekkannya.manfaat tersebut akan menjadikan kegiatan pembelajaran sebagai suatu yang dinamis, menarik dan menantang,bukan hanya untuk mahasiswa sebagai guru, tetapi juga untuk peserta didik.
3.      Terbiasa mengambil  keputusan dan melakukan perbaikan pembelajaran berdasarkan kaidah-kaidah  keilmuan yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
4.      Melalui Pemantapan Kemampuan Mengajar dapat meningkatkan kemampuan dalam proses pembelajaran khusus di SD.

1.4  Gambaran Umum Isi laporan
Materi Pelajaran PKM yang penekanannya pada merencanakan pembelajaran  dan peningkatan penguasaan keterampilan dasar mengajar.
Yaitu : Keterampilan bertanya, memberi penguatan, mengadakan variasi, menjelaskan, membuka dan menutup pelajaran, membimbing diskusi, mengelola kelas dan keterampilan mengajar kelompok kecil ataupun perorangan.
Kesemua komponen tersebut  di atas perlu dikuasai oleh seorang guru  dalam prooses pembelajaran yang diiharapkan dapat meninngkatkan kemampuan profesional sebbagai seorang guru. Hal ini sangat penting, profesi mengajar nerupakan pekerjaan yang tidak  mudah  dilakkukan sebab dalam mengajar terkandung kemampuan menganalisis materi pembelajaran dan kebutuhan siswa, mengambil keputusan yang harus dilakukan merancang pembelajjaran (RPP) yang efektif  dan efeisien, mengaktifkan/memotivasi siswa untuk dapat belajar dengan sunguh-sungguh dan mengevaluasi proses dan hasil pembelajaran.
Selama proses pembelajaran berlanngsung maka seseorang guru selalu merefleksikan tugas yang telah dilakukkan, sebab guru yang baik adalah guru yang mau belajar dari apa yang telah dilakukannya, mau melihat dan mengakui kelemahan dan kekuatannya, mau berdialog dengan dirinya maupun teman sejawat yang seprofesi sebagai guru dan menerima masukan dari berbagai pihak.
Pentinggnya refleksi itu terutama untuk menyempurnakan Rencana Pembelajaran dan proses belajar mengajar. Sehhingga siswa mampu memahami pembelajaran yang disajikan.