Mungkin ini bukan aku..tapi hari ini aku merasa sebagai pecundang yang kalah perang..tidak tidak,,hanya tangan kecilku belum mampu mendobrak ketidak adilan,,aku hanya perlu bersabar,,bahkan lebih banyak bersabar..
Aahhh,,,bagaimana ini?? ketika Sang Pemimpi seperti aku tak lagi punya nyali,,apakah tak lebih pantas aku menyebutnya Sang Pecundang??
Lalu di mana semua keberanian yang selama ini aku teriakkan??
Lalu aku membatu saja seperti ini,,
Dengan air mata tertahan??
Bukankan itu akan menambah sesak??
Tentang hidup dan perjalanannya.Berbagi lewat tulisan,mengasah kemampuan agar tak menjadi tumpul karena terkikis usia dan tergerus waktu
Minggu, 15 Juli 2012
Rabu, 20 Juni 2012
Masih di pantai ini
Pantai ini aku hiasi saja,,bunga karang yang indah nampak setelah sekian lama tergerus ombak, kadang dihanyut air pasang, kadang dihempas angin,,tersirami gerimis,,kemudian kembali pada ketulusan matahari,,tidakkah terlihat sangat ramai??tersenyum hingga tertawa,, mengeluh melenguh,,menangis meringis histeris,,lalu kembali pada kesucian nurani,,.
Masih di pantai ini,,seperti baru kemarin.....
Masih di pantai ini,,seperti baru kemarin.....
Senin, 18 Juni 2012
Lalu bagaimana jika angin memang berhenti berhembus?
Tak ada kesanggupan hanya membayangkan sekalipun, merasa hampa saat angin tak berhembus..
Sepi berarak tak bergerak merebak...
Lalu bagaimana jika angin memang berhenti berhembus??
aahhhhhh,,
perahu tak berlabuh,,
Sepi berarak tak bergerak merebak...
Lalu bagaimana jika angin memang berhenti berhembus??
aahhhhhh,,
perahu tak berlabuh,,
Kamis, 07 Juni 2012
Aku Dan Waktu
Adalah aku yang bergelut dengan waktu tapi pikir tetap pada saat aku tak pernah bisa beranjak dari waktu,,"Sepeti baru kemarin" dan senyatanya aku selalu merasa kemarin adalah waktu tak beruang yang mengekangku pada rasa yang tak berujung..
Pernah suatu saat aku berhenti pada asa yang dipaksa berhenti lalu tak jua terhenti,,tersadar... banyak waktu terlewati tanpa kutahu sejauh mana aku tinggalkan dan semuanya tak pernah sama seperti ketika aku diam tak melangkah..
Pernah suatu saat aku pergi dari masa yang aku tak pernah bisa pergi,,lalu aku terambang sesat diatas perahu kertas,,terpuruk,,hina dan terinjak,,bisu terbaring diatas kematian,,dingin menggerap dihantui kesendirian,,terkurung keluh yang tak berhenti mengeluh..
Enyahkan semua prasangka,,kemudian aku terbebas,,karena ini aku,,tak lantas menjadi bukan aku yang kau tau,,jika kini alur berubah,,bukan sengajaku,,tatap saja aku tak berdamai dengan waktu..
Senin, 19 Maret 2012
Puisiku
Berlayar ke tepian pantai perahu kertas melaju ditiup bayu,,
menyisir pasir bercumbu karang tak diam dalam tarian riak,,
menyapa maya tak segan berlagu sendu rindu,,
menunggu kapal hendak bersandar tak gentar,,
di bawah terik menanti pasti dalam do’a terucap haraf,,
tetap di pantai ini walau tak lagi terhiasi ,,
pada pagi menanti siang beranjak petang kembali malam,,
perahu kertas tak lagi gundah..
Rabu, 22 Februari 2012
Ibuku
Jika kita bicara tentang ibu,,yang terbayang adalah betapa besar jasanya pada hidup kita,,perjuangan tanpa henti dari tangan lembutnya,,dan banyak lagi yang tak bisa aku sebut satu persatu dari begaimana bentuk ketulusan cinta kasihnya.
Ketika aku bilang bahwa ibu adalah teman shere yang paling bisa dipercaya,,maka,,tak terlalu berlebihan kalau di usiaku yang sudah banyak,,aku masih terbiasa menelponnya berlama lama hanya karena ingin beliau tau apa yang sedang aku rasakan,,kegelisahanku,,kekesalanku,,kebahagiaanku,,apapun dari semua pencapaian yang pasti akan membuatnya bangga.
Aku baru sadar,,kalau sekarang aku lebih sering berbincang tentang betapa berwarnanya mengurus anak anak,,dan aku ingin lebih baik dari ibuku,, agar anak anakku tentu lebih baik dari aku.
Ketika aku bilang bahwa ibu adalah teman shere yang paling bisa dipercaya,,maka,,tak terlalu berlebihan kalau di usiaku yang sudah banyak,,aku masih terbiasa menelponnya berlama lama hanya karena ingin beliau tau apa yang sedang aku rasakan,,kegelisahanku,,kekesalanku,,kebahagiaanku,,apapun dari semua pencapaian yang pasti akan membuatnya bangga.
Aku baru sadar,,kalau sekarang aku lebih sering berbincang tentang betapa berwarnanya mengurus anak anak,,dan aku ingin lebih baik dari ibuku,, agar anak anakku tentu lebih baik dari aku.
Kamis, 09 Februari 2012
Saat Gerimis Kemudian Reda
.. Ketika Aku mulai menulis dimedia ini...
Hujan menyisakan gerimis..
.. Tanah basah, kilau daun, kesegaran seantero pandang mata..
.. Angin sesekali berhembus lembut, menelisik di sela ranting basah.. Meresap pori,, Merasuk relung..
.. Terdiam saja.. Mengais koyak harap yang terberai.. Rintik gerimis menuntunnya kembali menyatu..
.. Hati dengan kehati-hatian.. Akal dengan budi berhati..
.. Aku bicara tentang keterkoyakan.. Yang seolah olah tentang Hati.. Seyogyanya hanyalah sugesti yang dikuasai Akal ..
.. Reda,, gerimispun tak lagi.. Tenang.. Dingin.. Segar.. Berpeluk Hati dan Akal.. mengHangatkan..
.. Esok, Lusa dan Nanti.. Selalu berPeluk Hati dan Akal..
Hujan menyisakan gerimis..
.. Tanah basah, kilau daun, kesegaran seantero pandang mata..
.. Angin sesekali berhembus lembut, menelisik di sela ranting basah.. Meresap pori,, Merasuk relung..
.. Terdiam saja.. Mengais koyak harap yang terberai.. Rintik gerimis menuntunnya kembali menyatu..
.. Hati dengan kehati-hatian.. Akal dengan budi berhati..
.. Aku bicara tentang keterkoyakan.. Yang seolah olah tentang Hati.. Seyogyanya hanyalah sugesti yang dikuasai Akal ..
.. Reda,, gerimispun tak lagi.. Tenang.. Dingin.. Segar.. Berpeluk Hati dan Akal.. mengHangatkan..
.. Esok, Lusa dan Nanti.. Selalu berPeluk Hati dan Akal..
Langganan:
Postingan (Atom)