Minggu, 09 Oktober 2011

3 bulan menyiapkan Laporan Pemantapan Kemampuan Mengajar

PENDAHULUAN
                                                                                  

1.1  Latar Belakang Pembuatan Laporan
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi selalu membawa dampak positif dan negative bagi kehidupan manusia, dampak positif berupa perbaikan kualitas hidup manusia sedangkan dampak negative adalah krisis moral turunnya nilai-nilai kemanusiaan. Perkembangan serta alur pengetahuan dan nilai-nilai yang berlaku  dalam kehidupan manusia terjadi melalui pendidikan, disamping itu melalui pendidikan pula dampak negative perkembangaan zaman dapat dicegah dan di atasi. Profesi yang sangat berperan dalam dunia pendidikan adalah guru yang mempunyai posisi vital, oleh karena itu seiring dengan perkembnagan ilmu pengetahuan dan teknologi maka  kualitas pendidikan guru harus ditingkatkan guna menghasilkan generasi yang lebih baik..
Peningkatan kualitas pendidikan guru di tingkat Sekolah Dasar (SD) diharapkan mampu meningkatkan kemampuan profesional guru Sekolah dasar (SD). Mengingat profesi guru SD merupakan pekerjaan yang tidak mudah  dilakukan kerena mengajar di Sekolah Dasar (SD) harus memiliki kemampuan menganalisis kebutuhan anak, mengambil  keputusan apa yang harus dilakukan, merancang pembelajaran yang efektif dan efisien, mengaktifkan anak melalui motivasi eskatrinsik dan instrinsik, mengevaluasi hasil pembelajaran serta merevisi pembelajaran berikutnya agar lebih efektif dan dapat meningkatkan prestasi belajar anak. Sehingga keputusan yang diambil dapat dipertanggungjawabkan secara moral, ilmiah dan profesional selaku pendidik.
Mengingat peran guru yang sangat strategis perlu dibekali kemampuan yang sangat dibutuhkan selaku guru Sekolah dasar (SD) maka dilakukan kegiatan Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) guna untuk melatih dan membekali guru dengan kemampuan menyelenggarakan (mempersiapkan, merancang, melaksanakan, mengevaluasi dan memberbaiki pembelajaran di SD berdasarkan prinsip-prinsip keilmuan pendidikan anak usia sekolah  dasar dan kependidikan keguruan yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Untuk mengembangkan proses tersebut pemerintah menyelenggarakan suatu sistem pendidikan nasional sebagaimana tercantum dalam Undang Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Penyelenggaraan pendidikan di Indonesia telah diatur dalam Undang Undang Dasar 1945.Salah satu tujuannya adalah mencerdaskan kehidupan bangsa,dan setiap warga Negara Indonesia berhak mendapat pendidikan agar tidak tertinggal oleh bangsa bangsa lain di dunia.
Berdasarkan Undang Undang sistim pendidikan nasional No 2/1989,maka pendidikan menekankan pada pembangunan sumber daya nusia yang menguasai ilmu dan teknologiyang merupakan factor utama sebagai penentu dari keberhasilan pendidikan yang berkesinambungan salah satu komponen keberhasilan pendidikan adalah guru atau tenaga pendidik yang diharapkan dapat membantu meningkatkan prestasi belajar siswa,agar semua dapat mengembangkan kemampuan untuk menyiapkan diri menghadapi masa depan yang serba berubah sebagai konsekwensi kemajuan ilmu dan perkembangan teknologi.
Agar siswa mempunyai keadaan fisik dan mental yang sehatdan berkamampuan dalam menghadapi tantangan dan sifat kehidupan yang semakin komplek.Dengan memulai kegiatan interaksi antara siswa, guru, sarana dan prasarana, kepala sekolah, diharapkan para siswa terbina, terlatih dan memiliki kepribadian yang mantap serta mandiri.Sehingga dapat mengembangkan diri dalam kehidupan yang bermartabat dan menjadi manusia Indonesia yang utuh dan berkualitas.
Dengan demikian bahwa peningkatan dan perbaikan dalam proses belajar mengajar, tidak hanya memperhatikan pengembangan kemampuan aspek nonkognitif yaitu aspek kepribadian.
Melalui penerapan mata kuliah Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan pembelajaran di SD,sehingga akan memiliki peningkatan kemampuan dalam mengajar secara propesional.Salah satu kompetensi yang harus dikuasai oleh seorang guru sekolah dasar adalah mengelola pembelajaran yang mendidik dan berorientasi pada pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa.
Agar menguasai kompetensi tersebut seorang guru harus senantiasa berlatih untuk meningkatkan kemampuan mengajarnya.Pembentukan kemampuan mengajar tersebut tidak akan terjadi sekaligus.Muara yang terdapat dari seluruh rangkaian mata kuliah yang terdapat dalam program studi adalah Mata kuliah PKM yang bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan mengelola pembelajaran secara efektif.
Berdasarkan pelaksanaan kegiatan PKM yang telah dilaksanakan diharapkan memperoleh pengetahuan dan penngalaman dann untuk mengetahui hasil pelaksanaan kegiatan Pemantapan Kemammpuan Mengajar (PKM) maka perlu disusun laporan hasil pelaksanaan kegiatan tersebut guna dijadikan acuan untuk pelaaksanaan pembelajaran lebih baik.

1.2  Tujuan Mengikuti Pemantapan Kemampuan mengajar (PKM)
Kegiatan Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) mempunyai tujuan  dasar untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran secara efektif dan efisien, dengan harapan guru dapat memiliki kemampuan :
a.       Mempersiapkan pembelajaran, termasuk mengenali karakteristik dan kebutuhan belajar peserta didik.
b.      Menyususn rencana pembelajaran dengan menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran dan keilmuan bidang studi dengan tepat.
c.       Melaksanakan pembelajaran secara fektif dan efisien dengan mengacu pada rencana pembelajaran yang telah dibuat..
d.      Mengidentifikasi kelebihan dan kelemahannya dalam mengajar, melalui reefleksi
e.       Memperbaiki tindak pembelaajaran berikutnya dengan memperhatikan hasil evaluasi pembelajaran yang telah dilakukan sebelumnya..
f.       Mempertanggungjawabkan keputusan dan  tindak pembelajaran yang dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip keilmuan dan moral yang diacunya.
g.      Mengubah wawasan dalam kegiatan kemampuan mengajar sebagai guru atau mahasiswa.
                                           
1.3  Manfaat mengikuti Kegiatan Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM)
Manfaat yang diharapkan setelah melaksanakan kegiatan PKM diantaranya adalah :
1.      Mempunyai kemampuan untuk menilai kekuatan dan kelemahaan diri sendiri dalam merancang dan melakukan pembelajaran serta melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki kekurangan dalam mengajar.
2.      Memiliki pengalaman belajar dalam menerapkan berbagai pengetahuan dan pengalaman yang diperolehnya melalui tindak belajar yang dipraktekkannya.manfaat tersebut akan menjadikan kegiatan pembelajaran sebagai suatu yang dinamis, menarik dan menantang,bukan hanya untuk mahasiswa sebagai guru, tetapi juga untuk peserta didik.
3.      Terbiasa mengambil  keputusan dan melakukan perbaikan pembelajaran berdasarkan kaidah-kaidah  keilmuan yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
4.      Melalui Pemantapan Kemampuan Mengajar dapat meningkatkan kemampuan dalam proses pembelajaran khusus di SD.

1.4  Gambaran Umum Isi laporan
Materi Pelajaran PKM yang penekanannya pada merencanakan pembelajaran  dan peningkatan penguasaan keterampilan dasar mengajar.
Yaitu : Keterampilan bertanya, memberi penguatan, mengadakan variasi, menjelaskan, membuka dan menutup pelajaran, membimbing diskusi, mengelola kelas dan keterampilan mengajar kelompok kecil ataupun perorangan.
Kesemua komponen tersebut  di atas perlu dikuasai oleh seorang guru  dalam prooses pembelajaran yang diiharapkan dapat meninngkatkan kemampuan profesional sebbagai seorang guru. Hal ini sangat penting, profesi mengajar nerupakan pekerjaan yang tidak  mudah  dilakkukan sebab dalam mengajar terkandung kemampuan menganalisis materi pembelajaran dan kebutuhan siswa, mengambil keputusan yang harus dilakukan merancang pembelajjaran (RPP) yang efektif  dan efeisien, mengaktifkan/memotivasi siswa untuk dapat belajar dengan sunguh-sungguh dan mengevaluasi proses dan hasil pembelajaran.
Selama proses pembelajaran berlanngsung maka seseorang guru selalu merefleksikan tugas yang telah dilakukkan, sebab guru yang baik adalah guru yang mau belajar dari apa yang telah dilakukannya, mau melihat dan mengakui kelemahan dan kekuatannya, mau berdialog dengan dirinya maupun teman sejawat yang seprofesi sebagai guru dan menerima masukan dari berbagai pihak.
Pentinggnya refleksi itu terutama untuk menyempurnakan Rencana Pembelajaran dan proses belajar mengajar. Sehhingga siswa mampu memahami pembelajaran yang disajikan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar